Posts by Mohammad Toha

Birokrasi

Dia mengeluh, instansinya susah diubah. Padahal instruksi langsung menteri sudah berulang kali dikeluarkan. Dia sendiri juga sulit untuk menggiring alur birokrasi yang sudah jadi pakem. Katanya, penguasa kementerian ini bukan menteri atau dirjen, tapi kasubdit. Merekalah penggerak utama program kementerian ini. Jabatan kawan saya yang mengeluh itu adalah staf ahli dirjen kementerian anu. Sebelumnya dia…

Baca selengkapnya...

Islam Nasakom Vs Islam Transnasional

Sejarah berulang. Pergolakan politik yang terjadi di Indonesia sejak pilpres 2014 seperti mengulang situasi politik era 60-an. Kubu nasionalis dan Islam tradisional bertarung dengan kubu sosialis dan Islam modernis. Kubu nasionalis diwakili PDIP, pewaris trah PNI. Islam tradisional diwakili Partai Kebangkitan Bangsa, pewaris Partai NU. Sedangkan di gerbong sebelah, kubu PSI diwakili oleh Gerindra dan…

Baca selengkapnya...

NGO Pendidikan

Bagaimanakah desain organisasi kita? Mau dibawa kemana organisasi kita? Pertanyaan ini penting diajukan saat transisi demokrasi di negara kita tidak berjalan dengan sehat. Para era sentralisme Orde Baru, kita mencibir NGO sebagai antek asing. Kita tuding NGO sebagai perpanjangan tangan korporasi multinasional (MNC) dan negara2 asing utk menyetir kebijakan negara kita. NGO teriak-teriak soal pelanggaran…

Baca selengkapnya...

Literasi Mia

Namanya Mia Damayanti, mantan mahasiswi biologi UPI. Kini dikenal sebagai tokoh gerakan literasi Jawa Barat. Silakan cari di facebook. Awalnya Mia ikut suaminya yang kuliah magister di Australia. Lalu, dia bikin program pengiriman guru ke Australia selama dua minggu. Syaratnya cukup mudah, menulis esai bahasa Inggris. Disana para guru mendapatkan short course jurnalistik dan ketrampilan…

Baca selengkapnya...

Wajah Muhammad di Nusantara

Wajah Muhammad dalam geopolitik saat ini dimaknai tunggal, sebagai penguasa dan penakluk bangsa/negeri non-muslim, sebagaimana yg diklaim oleh HTI, al Qaeda dan ISIS. Padahal beliau menegaskan bahwa kehadirannya tiada lain untuk menyempurnakan akhlak mulia. Hal ini senada dengan dalil naqli bahwa beliau diutus untuk menjadi rahmat bagi semesta alam. Artinya kehadiran agama, apa pun dan…

Baca selengkapnya...

Olok-olok, Resistensi dan Kritik Sosial

Tidak tanggung-tanggung, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto melaporkan ke polisi 32 akun media sosial pada Selasa, (10/10/17). Total ada 68 meme dilaporkan karena dituduh mencemarkan nama baik, diposting oleh 15 akun Instagram, 9 akun Twitter, dan 8 akun Facebook. Buntut dari aksi pelaporan ini, polisi menangkap Dyan Kemala Arrizzqi (29 thn), salah seorang…

Baca selengkapnya...

Dalai Lama

Dalai Lama bukan sekadar tokoh perdamaian dan spiritualis Tibet, tapi juga tokoh politik yg dipakai untuk kepentingan anti China, Iran, dan semua negara yg melawan hegemoni AS. Pernyataan diatas muncul dalam salah satu materi kuliah program Kutoh Mudat (Short Course) yg diadakan Al-Mustafa International University, Qom, Iran, pada Februari 2015. Bagi saya yg banyak bersentuhan…

Baca selengkapnya...

Artikelku, untuk Siapa?

Seorang kawan protes mengapa saya tidak pernah membuat sebuah tulisan utuh sehingga gagasan saya dapat dinilai/dikritisi oleh khalayak ramai. Dia membandingkan saya dengan rekannya yang suka menulis di facebook. Nampaknya dia membatasi “tulisan utuh” sebagai sebuah artikel ilmiah yang diawali dengan judul, nama penulis dan kutipan buku atau teori. Padahal, artikel adalah karya tulis lengkap,…

Baca selengkapnya...